Tuesday, 10 January 2012

Rekristalisasi

Rekristalisasi merupakan proses pembentukan kembali kristal yang bertujuan untuk mengendalikan pembentukan kristal sehingga didapat kristal yang baik dan juga untuk memurnikan kristal. Prinsip rekristalisasi adalah melarutkan senyawa dengan pelarut yang sesuai di dekat titik didih pelarut lalu didinginkan untuk membentuk kembali kristal. Syarat utama pelarut yang digunakan adalah melarutkan senyawa pada titik didih pelarut tetapi sedikit atau sama sekali tidak melarutkan senyawa pada suhu kamar dan tidak bereaksi dengan senyawa. Pelarut campuran digunakan apabila tidak ada pelarut tunggal yang benar-benar sesuai untuk senyawa tersebut. Syarat pelarut campuran, salah satu pelarut harus dapat melarutkan senyawa sedangkan pelarut yang lain sama sekali tidak dapat melarutkan dan kedua pelarut harus saling campur.
Tahapan kerja rekristalisasi :
- Memilih pelarut yang sesuai
- Melarutkan senyawa di dekat titik didih pelarut
- Apabila terdapat kotoran berwarna (larutan tidak jernih), ditambah karbon lalu disaring panas
- Pendinginan pada susu kamar agar terbentuk kristal
- Menyaring kristal dan menghilangkan sisa pelarut
- Mengeringkan kristal



Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

No comments: